06 / Air & Kolam

Smart Irrigation

Air taman mengikuti kebutuhan tiap zona.

Tahap konsep
PERLUASAN PORTOFOLIO / TAHAP KONSEP
06 / KONSEP SISTEM

01 / OVERVIEW

Dirancang sebagai
satu sistem.

Konsep pengairan lanskap berdasarkan pembagian zona dan kebutuhan tanaman. Jadwal, katup, dan pengawasan aliran disusun mengikuti jaringan air. Integrasi cuaca atau sensor tanah dipilih bila memberi dasar keputusan yang relevan.

VillaHospitalityGedung

KEBUTUHAN YANG DIJAWAB

Area rumput, tanaman hias, dan lanskap yang berbeda tidak selalu membutuhkan pola penyiraman yang sama. Smart Irrigation membagi jaringan ke dalam zona agar jadwal, sumber air, dan pekerjaan pemeliharaan dapat diatur sesuai kebutuhan masing-masing area.

Tujuan penerapan

Menata penyiraman per zona, memudahkan penyesuaian jadwal, dan menyediakan informasi aliran atau kondisi tanah jika instrumen tersebut menjadi bagian paket.

02 / THE SYSTEM

Lingkup paket yang direncanakan.

01

Perangkat

Pengendali irigasi, katup zona, dan sensor terpilih. Jaringan pipa serta perangkat penyiraman dipetakan sebelum penentuan paket.

02

Kendali

Jadwal per zona, durasi penyiraman, dan aturan jeda sesuai sumber air. Kendali lokal disiapkan untuk pemeriksaan dan perawatan.

03

Integrasi

Status zona dan data aliran bila meter terpasang. Alarm mengikuti batas yang diuji, bukan perkiraan tanpa data pemakaian.

04

Dukungan

Uji cakupan penyiraman, urutan zona, dan respons terhadap gangguan aliran. Jadwal disesuaikan saat tanaman atau pola penggunaan area berubah.

ALUR KERJA SISTEM

  1. 01

    Susun zona taman

    Jenis tanaman, luas area, sumber air, dan perangkat penyiraman dipetakan. Pembagian zona mempertimbangkan kebutuhan pasokan dan akses perawatan katup.

  2. 02

    Atur waktu dan urutan

    Pengendali membuka zona berdasarkan jadwal serta aturan yang disepakati. Integrasi sensor tanah atau cuaca dipilih jika datanya dapat digunakan secara relevan pada lokasi.

  3. 03

    Evaluasi di lapangan

    Cakupan penyiraman dan kondisi tanaman diperiksa. Bila tersedia meter, data pemakaian membantu membandingkan perubahan setelah jadwal disesuaikan.

03 / CONFIGURATION

Pilih lingkup yang diperlukan.

04 / SPECIFICATION

Dasar penentuan spesifikasi.

Parameter ditetapkan dari kebutuhan pemakaian, kondisi lokasi, dan perangkat yang dipilih. Informasi berikut menunjukkan dasar evaluasi; angka kapasitas serta konfigurasi final dicantumkan pada dokumen proyek.

Kapasitas / konfigurasi
Jumlah zona dan kebutuhan air
Kondisi pemasangan
Lanskap, pipa, dan sumber air
Kompatibilitas
Katup, pengendali, serta sensor
Dokumentasi

PERSIAPAN PROYEK

Informasi untuk evaluasi

  • Denah lanskap dan kelompok tanaman pada setiap area.
  • Ketersediaan air, pompa, pipa, dan perangkat penyiraman yang ada.
  • Waktu penggunaan area serta kebutuhan kendali lokal untuk petugas taman.

CONTOH PENERAPAN / ILUSTRASI

Taman depan dan area belakang villa dapat dijadwalkan berbeda agar penyiraman mengikuti penggunaan ruang. Penyesuaian dilakukan berdasarkan kondisi tanaman dan pemeriksaan cakupan, bukan sekadar memperpanjang durasi seluruh zona.

05 / SUPPORT

Operasi ikut direncanakan.

Pemeriksaan katup, kebocoran, dan perangkat penyiraman menjadi bagian perawatan. Klaim penghematan baru dapat dinilai setelah tersedia pembanding pemakaian.

Pusat bantuan

PERTANYAAN PRODUK

Apakah pasti menghemat air?

Pengaruhnya perlu dinilai dari data pemakaian sebelum dan sesudah penyesuaian pada kondisi yang sebanding. Sistem menyediakan sarana pengaturan; hasil bergantung pada rancangan jaringan, tanaman, jadwal, dan pemeliharaannya.

THE NEXT CHAPTER

Rancang sistem berikutnya.

Jelaskan jenis properti, sistem yang dibutuhkan, dan kendala utamanya. Tambahkan kondisi perangkat serta target fungsi yang ingin dicapai. Informasi tersebut menjadi dasar untuk meninjau lingkup paket dan langkah evaluasi berikutnya.

Susun kebutuhan